Ketika Hidup Masih Memberi Sebuah Arti

Minggu, 24 Agustus 2008

Pelajari Hidup Dari Cangkir

Kadang kita tidak pernah menyadari apa arti kehidupan ini coba kita sekarang belajar dari sebuah cangkir dan lihatah bagai mana dia bisa menjadi indah.
Dulu cangkir hanyalah sebuah tanah liat yang tiada artinya,dan setiap orang melihatnya pun akan selalu membersih kan nya dari baju dia ataupun tangan dia,karena dia measa korot dengan tanah liat itu.

Suatu ketika ada seseorang yang menemukan dia dan mengubah nya.Dia melempar tanah itu ke subuah roda berputar hingga tanah itu merasa pusing dan dia pun bilang "Stop hentikan aku sudah tidak kuat lagi" Namun orang itu bilang "Belum" lalu dia mulai menyodok dan meninju ninju tanah itu berulang - ulang,Tanah itu pun teriak sambil bilang "stop ! stop !!"tapi orang itu masih saja meninju nya berkali - kali tanpa menghiraukan teriakan nya,Bahkan malah lebih Buruk lagi dia memasukanya ke salam perapian yang panas " panassss !! stop..stop hentikan" teriaknya,Tapi orang itu berkata " belum".

Akhirnya orang itu mengangkatnya dari perapian dan membiarkanya sampai dingin,dia pikir selesailah penderitaanya.oh ternyata tidak.ternyata dia memberikan dia kepada orang lain dan mewarnainya " stop......stop........!!!!!!!!" teriaknya tapi orang itu bilang "belum"

Lalu dia memberikan nya kepada orang lain lagi dand ia
memasukkan nya lagi Ke perapian yang lebih panas
dari sebelumnya"! Tolong!" Hentikan penyiksaan ini!
Sambil menangis dia berteriak sekuat-kuatnya. Tapi
orang ini tidak peduli dengan teriakanku. Ia terus
membakarnya.

Setelah puas "menyiksanya" kini dia dibiarkan
dingin. Setelah benar-benar dingin, seorang wanita
cantik mengangkatnya dan menempatkan nya dekat
kaca. Dia melihat dirinya. Dia terkejut sekali. Dia
hampir tidak percaya, karena dihadapanya berdiri
sebuah cangkir yang begitu cantik. Semua kesakitan
dan penderitaanya yang lalu menjadi sirna tatkala
dia melihat bahwa dia begitu indah.

Seperti inilah kehidupan membentuk kita. Dalam
perjalanan hidup akan banyak kita temui keadaan
yang tidak menyenangkan, sakit, penuh penderitaan,
dan banyak air mata. Tetapi inilah satu-satunya
cara untuk mengubah kita supaya menjadi 'indah'

Jangan lupa bahwa cobaan yang kita alami tidak
akan melebihi kekuatan kita. Artinya tidak ada
alasan untuk tergoda dan jatuh dalam dosa apabila
kita sedang menghadapi ujian hidup, jangan kecil
hati, karena Allah sedang membentuk kita.


Bentukan-bentukan ini memang menyakitkan tetapi
setelah semua proses itu selesai. kita akan
melihat betapa indahnya Allah membentuk kita.
posted by hery saputra at 05:00

0 Comments:

Poskan Komentar

Links to this post:

Buat sebuah Link

<< Home